Resiko sendiri asuransi mobil

Kerusakaan Yang Di Akibatkan Resiko Sendiri Tidak Di Tanggung Pihak Asuransi Mobil

Resiko Sendiri Asuransi Mobil – Setelah hampir seminggu saya tidak memberikan pecerahan tentang asuransi, pasti sudah pada nunggu kan artikel apa yang akan di bahas selanjutnya, karena banyaknya permintaan tentang kerusakan sendiri bisa ditanggung atau tidak oleh pihak asuransi, nah saya coba jelasin yah tentang kerusakan yang di akibatkan resiko sendiri itu tidak bisa ditanggung oleh pihak asuransi mobil saya coba jelaskan yah.

Ada beberapa hal yang menjadi pengecualian dalam penanggungan yang bisa dilakukan oleh perusahaan asuransi, meskipun harga premi yang dibayarkan adalah mahal, meskipun Anda sudah membayar premi secara rutin dan meskipun jenis asuransi yang diambil adalah asuransi All Risk. Salah satunya adalah kerusakan yang diakibatkan oleh resiko atau kesalahan pengguna asuransi sendiri, pihak asuransi tidak akan memberikan uang penggantian untuk ini. Jenis asuransi yang akan dibahas lebih lanjut yang berkaitan dengan masalah ini adalah asuransi mobil.

Asuransi memang cukup memiliki peraturan yang ketat dalam pelaksanaannya. Beberapa peraturan yang umumnya digunakan dalam perusahaan asuransi sebelum menjalin kesepakatan dengan pengguna asuransi seperti kelayakan kondisi barang (yang akan diasuransikan), kelengkapan surat-surat barang, kejelasan identitas, dan sebagainya. Selain itu, pengguna asuransi pun juga harus menaati peraturan-peraturan yang terdapat di dalam peraturan asuransi setelah kesepakatan itu terjalin seperti membayar harga premi dengan tepat waktu dan tidak melakukan klaim yang tidak sesuai dengan persyaratan. Kerusakan yang diakibatkan oleh resiko sendiri asuransi mobil inilah yang termasuk ke dalam klaim yang tidak pantas atau tidak bisa dilakukan oleh pengguna asuransi, meskipun jika kerusakan tersebut tidak disengaja.

Kerusakan akibat resiko sendiri asuransi mobil ini misalnya mobil anda menerobos banjir, mobil tersebut Anda gunakan untuk keperluan komersil (seperti menggunakannya untuk transportasi umum), maka jika mobil yang Anda asuransikan tersebut mengalami kecelakaan, pihak asuransi mobil akan menolak untuk memberikan uang penggantian, karena pada dasarnya mobil yang diasuransikan haruslah mobil yang digunakan sesuai fungsinya: mobil pribadi adalah mobil yang diganakan oleh pribadi, bukan untuk umum. Selain itu, jika mobil tersebut sengaja Anda gunakan untuk menerjang banjir atau berkendara di kawasan yang memang sudah diketahui beresiko (misalnya saja huru-hara), atau digunakan dalam pawai, Anda juga akan dianggap merusak mobil karena resiko sendiri asuransi mobil dan perusahaan asuransi akan lepas tangan dari tanggung jawab penggantian jika terjadi sesuatu pada mobil Anda karena hal tersebut. Lalu bagaimana jika mobil tersebut rusak karena mengalami kecelakaan (yang tidak mungkin Anda sengajakan terjadi)?

Dalam beberapa kasus, pihak asuransi mobil tetap tidak akan memberikan pergantian pada kerusakan mobil karena kecelakaan. Walalupun kecelakaan tersebut tidak disengaja, akan dilihat pula apakah kecelakaan tersebut merupakan kelalaian Anda atau tidak. Contoh: Apakah Anda melanggar peraturan lalu lintas? Apakah Anda berkendara dalam keadaan mabuk sehingga secara tidak langsung mengancam keselamatan mobil Anda sendiri? Dan sebagainya. Jika penyebab kecelakaan mobilnya adalah hal-hal yang telah disebutkan di atas, maka Anda tidak akan bisa atau akan gagal dalam melakukan klaim asuransi. Untuk kasus pencurian mobil juga demikian, jika pencurian mobil yang Anda alami disebabkan oleh hipnotis dimana Anda memberikan kunci mobil Anda secara suka rela (walaupun secara tidak sadar), maka Anda akan dianggap menggelapkan mobil tersebut (jika pencurian karena hipnotis itu tidak bisa dibuktikan).

Peraturan dan kebijakan seperti ini, walaupun terkesan sangat ketat dan kadang membuat Anda merasa disulitkan, sebenarnya adalah penting guna menghindari penipuan dan hal-hal yang tidak diinginkan.

Pencarian Terbaru:

  • asuransi banjir dan barang
  • kalau merusak barang secara sengaja tdk dapat mengklaim asuransi

Leave a Comment