Asuransi kesehatan

2 Pertanggungan Asuransi Kesehatan yang Dikecualikan

Asuransi kesehatan adalah perlindungan atas diri seseorang yang tertanggung asuransi daris egala macam resiko yang berhubungan dengan kesehatannya. Resiko sakit, resiko kecelakaan diri, dan sebagainya yang membutuhkan pengobatan di rumah sakit akan ditanggung oleh perusahaan asuransi. Hal ini lah yang membuat kepemilikan asuransi menjadi begitu penting bagi seseorang, karena menggunakan asuransi kesehatan adalah sebuah antisipasi terbaik atas segala resiko yang mungkin terjadi pada kesehatannya, terutama yang berhubungan dengan pengeluaran finansial untuk biaya pengobatan itu. Namun ternyata, tidak semua resiko bisa ditanggung oleh pihak asuransi kesehatan, ada beberapa kondisi yang tidak bisa mendapatkan pertanggungan asuransi atau yang bisa disebut juga “pertanggungan asuransi kesehatan yang dikecualikan”.

2 Pertanggungan Asuransi Kesehatan yang Dikecualikan sebagai berikut :

1. Pre existing
Yang dimaksud dengan pre existing adalah “semua jenis penyakit yang sudah ada sebelum seseorang menggunakan pertanggungan asuransi kesehatan”. Jadi, ketika nasabah asuransi ingin melakukan klaim atas penyakit yang sudah ada sebelum seseorang itu menggunakan asuransi, klaim asuransi tersebut termasuk ke dalam pre existing. Contoh: kanker, tumor, TBC, magh, diabetes, dan lain-lain. Jenis penyakit semacam itu tidak bisa langsung mendapatkan pertanggungan dari asuransi, tapi jangan Anda khawatir karena penyakit-penyakit yang termasuk ke dalam pre existing ini sebenarnya tetap bisa mendapatkan pertanggungan asuransi setelah melalui yang namanya waiting period.

2. Critical illness
Si tertanggung asuransi yang memiliki penyakit yang termasuk ke dalam kategori pre existing memang bisa ditanggung oleh perusahaan asuransi setelah melalui yang namanya “waiting period”, akan tetapi untuk penyakit yang tergolong penyakit kritis tidak bisa mendapatkan pertanggungan asuransi jika si nasabah asuransi tidak melakukukan perluasan jaminan asuransi. Memang tidak semua asuransi untuk kesehatan yang menyertakan jaminan ini, jika tidak menggunakan perluasan jaminan, meskipun ada juga perusahaan asuransi yang sudah ikut menyertakan jaminan penyakit kritis di jaminan pokok asuransinya. Bagaimana pun, besarnya jaminan yang bisa didapatkan di pertanggungan asuransi tergantung juga dari biaya premi asuransi kesehatannya. Semakin tinggi rate premi asuransi, maka semakin banyak pula jaminan yang bisa didapatkan.

Demikianlah sekiranya pengecualian-pengecualian dari pertanggungan  yang bisa diberikan oleh pihak asuransi. Tidak bisa semua resiko ditanggung oleh pihak asuransi karena pihak asuransi juga mempertimbangkan “resiko” bagi perusahaannya juga. Bagaimana pun, pengecualian-pengecualian itu tidaklah mengurangi pentingnya asuransi untuk dimiliki. Asuransi untuk kesehatan tetaplah mutlak membantu seseorang atau khususnya si nasabah asuransi dalam menghadapi atau mengantisipasi segala macam resiko yang berhubungan dengan kesehatan. Seperti yang Anda tahu sendiri, biaya kesehatan tidaklah murah dan yang namanya biaya bisa saja tidak ada, sedangkan penanganan atau pengobatan adalah harus untuk dilakukan. Di sinilah pentingnya asuransi karena bisa menolong Anda dari permasalahan seperti ini.

Baca Juga :

  1. Pre Existing Termasuk Pengecualian Asuransi Kesehatan
  2. Critical Illness Salah Satu Pengecualian Asuransi Kesehatan

Leave a Comment