4 Tahap Mendirikan Bisnis Online yang Tidak Boleh Dilewatkan

Bisnis Online – Menghadapi arus digital yang kian deras, bisnis online seakan menjadi sebuah pilihan dalam mengembangkan ekonomi  lebih luas menggantikan keberadaan toko fisik.

Selain itu, dibandingkan mendirikan toko fisik, bisnis online juga bisa dilakukan oleh hampir seluruh orang dari berbagai usia, termasuk remaja sekali pun hingga para lansia. Alasannya, beberapa bisnis online tidak memerlukan  banyak modal, tetapi bisa berkembang pesat kalau ditekuni.

Kendati seperti itu, tidak sedikit yang juga gagal setelah menjalankan bisnis online karena banyak faktor. Nah, supaya usaha atau bisnis tidak berhenti di tengah jalan, kita perlu belajar dari peristiwa yang sudah terjadi sebelumnya pada para pebisnis online itu. Anda juga bisa mendirikan usaha serupa dengan melakukan 4 tahapan di bawah ini:

Berikut 4 tahap sebelum memulai bisnis online :

  1. Riset pasar

Sebelum membangun atau memulai bisnis online, salah satu yang harus Anda lakukan adalah melakukan riset pasar. Anda perlu mencari tahu, apakah rencana bisnis yang nanti akan dijalankan memang mampu menjaring banyak konsumen. Sebab, semakin banyak kebutuhan yang dicari pembeli, maka semakin besar pula kesempatan bisnis Anda bakal berkembang.

Pada dasarnya, pasar bisa terbuka karena ada peluang dari pembeli. Misalnya saja, sebuah bisnis online produk kecantikan dibangun karena banyak anak zaman sekarang memerlukan kosmetik yang bisa memperbaiki kondisi kulit mereka. Oleh karena itu, lihatlah kesempatan yang mungkin bisa dibuka dengan diluncurkannya bisnis Anda.

  1. Siapkan modal

Modal bukan berarti terbatas pada financial saja, tetapi juga ilmu pengetahuan seputar marketing atau cara pemasaran produk. Sebab, bisnis online memang selalu bergantung pada cara pemasaran, seperti teknik soft dan hard selling.

Pada poin kedua ini, Anda bisa belajar marketing melalui internet secara otodidak untuk menghemat biaya. Akan tetapi, jika Anda memiliki anggaran lebih, maka bisa mengikuti kelas bisnis tertentu. Selain itu, jangan pernah malu untuk bertanya pada teman dan sahabat yang sudah lebih dulu melakoni dunia bisnis agarmemudahkan Anda dalam menjalankan usaha ini.

Walaupun banyak yang mengklaim bahwa bisnis online tidak banyak memerlukan banyak uang, tetapi tetap saja Anda harus menyiapkan dana ketika awal-awal membuka usaha. Hal ini bertujuan untuk mengcover seluruh biaya yang keluar secara tak terduga, sebab masa awal berbisnis online, Anda akan menghadapi banyak rintangan.

  1. Tentukan Konsep penjualan

Konsep dalam bisnis online sama halnya dengan mereka yang mendirikan toko fisik, yakni perlu dibentuk dan dibangun oleh penjual, sehingga produk milik sendiri memiliki ciri khas yang bisa membedakan dengan milik penjual lain. Oleh karena itu, sedari awal tentukan konsep yang akan ditunjukkan pada konsumen.

  1. Pelayanan konsumen selalu diutamakan

Pelayanan harus selalu memegang prinsip; jujur, cepat, ramah, dan sopan. Pembeli menyukai pelayanan yang ramah sekaligus cepat karena saat itu pula mereka merasa bahwa kebutuhannya segera terpenuhi. Beda lagi kasusnya apabila Anda lama memberikan respon, maka kesempatan mereka untuk berpindah ke penjual lain semakin besar.

Lalu, bagaimana kalau sedang banyak kesibukan di dunia nyata yang tidak bisa ditinggalkan? Khusus hal ini, Anda bisa memberikan keterangan atau sebuah pengumuman pada konsumen bahwa pelayanan akan bersifat slow response karena ada kepentingan yang tidak bisa ditinggalkan. Pemberitahuan yang transparan meski lambat sekali pun akan membuat konsumen merasa tenang dan tidak khawatir sama sekali.

Dari keempat tahap membangun bisnis online tersebut, Anda juga diwajibkan senantiasa berdoa, berusaha, dan konsisten. Meskipun konsisten di sini tidak mengacu pada satu bisnis yang sedang Anda bangun atau luncurkan, tetapi terpenting jangan pernah putus asa dan berani mencoba. Sebab, kegagalan bertubi-tubi lebih lekat dialami oleh mereka yang sukses dan berbisnis online hingga membuka lapangan pekerjaan baru.

Praktisi SEO, Blogger Indonesia sejak tahun 2015 dan baru di akhir tahun 2016 memulai Internet Marketing.

Leave a Comment